Wisata sejarah di pulau Samalona,Indonesia.

Samalona adalah nama dari sebuah pulau kecil yang berada di selat makassar, secara administratif, pulau ini masuk dalam wilayah kota Makassar, Sulawesi Utara, Indonesia. Perjalanan untuk mencapai pulau ini dapat ditempuh dengan menggunakan alat transportasi speed boat dari kota Makassar, dengan lama perjalanan sekitar 20 sampai dengan 30 menit.

Secara fisik, pulau samalona sendiri adalah sebuah gugusan pulau karang yang memiliki bentuk bundar, dengan luas area sekitar 2,34 hektar. Pulau kecil ini termasuk salah satu dari sekian banyak pulau yang ada di Indonesia, yang sering dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Pasir putih yang menghias sepanjang bibir pantai di pulau ini seakan menjadi tempat yang sangat cocok untuk berjemur, selain tentunya pemandangan bawah lautnya yang cukup eksotis dan mempesona. Di pulau ini, para wisatawan yang berkunjung melakukan diving maupun snorkling untuk menikmati keindahan karang karang laut yang dihuni oleh beraneka ragam ikan tropis yang berwarna warni, maupun biota laut yang lainnya.

Pulau samalona selain sebagai tempat wisata yang menyuguhkan beragam keindahan flora maupun fauna khas tropis, ternyata juga menyimpan cerita sejarah yang tak terkait dengan perjuangan bangsa Indonesia dahulu. Disekitar pulau ini, kita dapat menemukan jejak jejak kapal perang sisa peninggalan pada Perang Dunia II dulu, kurang lebih ada sekitar 7 bangkai kapal yang teronggok di sekitar perairan pulau Samalona, antara lainnya adalah kapal Maru, kapal selam pemburu/gunboat,yang merupakan kapal perang milik armada laut Jepang yang ada pada kedalaman sekitar 30 meter, kapal Lancaster Bomber, dan kapal Hakko Maru yang merupakan kapal perang buatan Belanda. Secara keseluruhan, keberadaan bangkai kapal-kapal perang tersebut kini telah berubah fungsi menjadi rumah bagi ratusan biota laut yang ada di pulau Samalona.
Bagi anda yang berminat mengunjungi pulau samalona, sebaiknya melakukan perjalanan diantara periode bulan Februari sampai dengan Oktober, dimana cuaca sangat mendukung pada periode bulan-bulan tersebut. Menikmati keindahan sunset maupun sunrise di pulau tersebut, menyaksikan beragam jenis flora dan fauna yang sangat khas, mungkin akan menjadi sebuah kenangan yang takkan pernah dapat kita lakukan, ketika kita berkunjung di pantai Samalona.


All pic from Google


ARTIKEL TERKAIT :

6 komentar:

  1. Makassar...makassar...wah jadi pengen ke makassar,selama kuliah disana,saya tak sempat jalan2 ke pulau samalona...:)
    nice artikel teman..

    BalasHapus
  2. Wes....keren gan pemandangan pantai and pemandangan bawh lautnya. Kebetulan Ane termaksud slh stu orang, yang mencintai laut.
    Smngat gan...ditunggu postingan selanjutnya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga suka laut...jalan2 ke wakatobi...kampungku..disana lautnya mantaptap..

      Hapus
  3. Keren-keren alamnnya juga pemandangan lautnya,,, kapan bisa jalan tour wisata

    BalasHapus
  4. Wow sangat mempesona, lukisan alam yang amat elok. Potensi parawisata yang sangat perlu di kembangkan dan diperhatikan kelestarian lingkungan yang amat catik ini.

    Untuk mendapatkan informasi kami di bidang Aquacultur,khususnya tetang Ikan Sidat, silahkan kunjungi disini www,sidatmasapi.blogspot.com

    BalasHapus
  5. wow benar2 indah bangettt pulaunya

    BalasHapus

Agar ter-index oleh mbah google, alangkah lebih baik anda gunakan Alamat Blog/Website anda, jangan lupa juga untuk klik sponsor yang ada di blog ini, siapa tau bermanfaat buat anda,terimakasih.